Showing posts with label kehamilan. Show all posts
Showing posts with label kehamilan. Show all posts

Friday, July 5, 2013

Penyebab Perdarahan Pada Usia Kehamilan Lanjut

Penyebab tersering perdarahan pada usia kehamilan lanjut yaitu > 20 minggu antara lain adalah plasenta previa dan solusio plasenta,

PLASENTA PREVIA
Plasenta previa adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum. Terdapat 4 jenis plasenta previa, yaitu:
  1. Plasenta previa totalis : ostium uteri internum tertutup oleh plasenta
  2. Plasenta previa partialis : sebagian ostium uteri internum tertutup oleh plasenta
  3. Plasenta previa marginalis : tepi plasenta berada di tepi ostium uteri internum
  4. Plasenta letak rendah : implantasi plasenta pada segmen bawah rahim sehingga tepi plasenta sebenarnya tidak mencapai ostium uteri interim.

A. Implantasi plasenta normal. B. Plasenta letak rendah C. Plasenta previa partialis D.Plasenta Previa totalis

Derajat plasenta previa tergantung pada dilatasi servik saat pemeriksaan. Plasenta letak rendah pada pembukaan 2 cm dapat menjadi plasenta previa partialis pada dilatasi 8 cm. Sebaliknya plasenta previa yang terlihat menutupi seluruh ostium uteri internum sebelum terdapat dilatasi servik, pada pembukaan 4 cm bisa saja menjadi plasenta previa partialis. Vaginal toucher untuk menegakkan diagnosis dan menentukan jenis plasenta previa harus dlakukan di kamar operasi yang sudah siap untuk melakukan tindakan SC (“Double Setup”).

Wednesday, June 12, 2013

Pemeriksaan USG Pada Kehamilan

Pada saat Ibu melakukan ANC (Ante Natal Care) ke dokter, maka akan dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG (Ultrasonografi). Tujuan pemeriksaan USG pada trimester pertama berbeda dengan trimester kedua dan ketiga. Berikut akan dibahas hal-hal yang dilakukan saat pemeriksaan dengan USG pada trimester pertama sampai trimester ketiga

Trimester Pertama :
  • Lokasi kantong gestasi (kantong kehamilan): normalnya di uterus (rahim)
  • Identifikasi janin
  • Panjang ubun-ubun - bokong
  • Gerakan jantung janin
  • Jumlah janin
  • Evaluasi uterus (rahim) dan adneksa
Trimester kedua dan ketiga :
  • Jumlah janin
  • Letak dan presentasi: sungsang, melintang, dll.
  • Gerakan jantung janin
  • Lokasi plasenta: fundus, korpus, atau letak rendah atau bahkan di bagian bawah menutupi jalan lahir.
  • Volume cairan amnion: cukup, kurang (oligohidramnion), lebih (polihidramnion/ hidramnion)
  • Usia gestasi (usia kehamilan)
  • Estimasi berat janin
  • Survei anatomi janin: kelengkapan organ janin
  • Evaluasi massa panggul ibu: normal atau CPD (chephalo pelvic disproportion)
Dengan mengetahui tujuan pemeriksaan USG, maka ibu bisa menanyakan kepada dokter yang memeriksa mengenai keadaan kehamilan ibu. Semoga bermanfaat...




-    dr. Desie Dwi Wisudanti -


Sumber:
- Buku Ilmu Kandungan Sarwono 
- http://en.wikipedia.org/wiki/Medical_ultrasonography (gambar)

Sunday, June 2, 2013

GEJALA dan TANDA KEHAMILAN: Presumptive, Probable & Positive Diagnosis

gejala kehamilan
Sebelumnya telah dibahas mengenai tanda-tanda kehamilan seperti tidak menstruasi, payudara mengencang, mudah lelah, mual muntah, dll, yang bisa dibaca di http://www.doktermuslimah.com/2013/01/mengenal-lebih-dekat-tanda-tanda.html
Pada dasarnya, tanda-tanda tersebut masih merupakan tanda tidak pasti, lebih lengkapnya tanda dan gejala kehamilan dapat dibagi menjadi:
  • Dugaan kehamilan (presumptive)
  • Kemungkinan kehamilan (probable)
  • Diagnosis pasti kehamilan (positive)

DUGAAN KEHAMILAN (Presumptive Diagnosis)

Gejala:
1. Amenorea :
  • Berhentinya menstruasi disebabkan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron yang dihasilkan oleh korpus luteum
  • Mempunyai arti penting dalam dugaan kehamilan hanya bila siklus haid sebelumnya berlangsung secara teratur dan spontan.
  • Selain kehamilan, amenorea juga dapat terjadi akibat : ketegangan emosional, penyakit menahun, obat-obat opioid dan dopaminergik, penyakit endokrin dan tumor ginekologi tertentu.
2. Mual dan muntah:
  • 50% diderita oleh ibu hamil, mencapai puncak pada 8 – 12 minggu
  • Keluhan semakin berat pada pagi hari (“morning sickness”)
  • Derajat keluhan dipengaruhi oleh ketegangan emosi
  • Hiperemesis gravidarum: mual muntah disertai dengan dehidrasi dan ketonuria sehingga mengganggu aktivitas keseharian pasien. Keadaan ini memerlukan perawatan intensif di Rumah Sakit  
  • Terapi emesis gravidarum sedang:
    • Makan sedikit dan sering
    • Dukungan emosional
    • Vitamin B6 dosis tinggi dan Vitamin prenatal
    • Anti muntah diberikan sebagai pilihan akhir
  • Keluhan mual disebabkan oleh kenaikan kadar hCG dimana pada trimester I kadar hCG dapat mencapai 100 mIU/ml.

Monday, April 15, 2013

ORGANOGENESIS: Proses Penting Pada Masa Kehamilan

Dokter Muslimah
Seringkali jika kita melihat ibu hamil, justru kita merasa sangat khawatir terhadap kondisi si ibu dan janinnya pada saat melihat perut ibu yang sudah sangat besar. Akan tetapi sering kali orang lupa bahwa kehamilan paling rentan adalah saat awal kehamilan yaitu di trimester pertama (3 bulan pertama kehamilan). Karena pada saat inilah ibu hamil kadang mengeluh mual-mual bahkan sampai berlebihan (hiperemesis gravidarum), lalu pada saat ini juga sering terjadi abortus imminens yaitu tanda-tanda awal keguguran (keluar bercak-bercak perdarahan sebelum 20 minggu kehamilan dan biasanya terjadi pada trimester pertama), dan yang penting juga bahwa pada trimester awal inilah terjadinya organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ utama bayi seperti hati, tangan dan kaki, jantung, tabung saraf, dan lain-lain. 

Jika pada masa organogenesis ini si ibu terpapar zat-zat kimia berbahaya, agen-agen penyakit, radiasi, trauma fisik misalnya jatuh, kurang gizi seperti kekurangan asam folat, kalsium, protein, dan lainnya. Maka organogenesis akan terganggu dan menyebabkan cacat bawaan (kongenital).

Tahap perkembangan janin selama dalam kandungan
  • Bulan pertama: terjadi konsepsi, pembuahan
    dan implantasi.
  • Bulan kedua: tahap awal dimulainya organogenesis (pembentukan) organ utama tubuh seperti hati, tangan dan kaki, tabung saraf dan jantung. Plasenta mulai terbentuk. Tulang, mulut, telinga dan mata juga mulai terbentuk.
  • Bulan ketiga: tangan dan kaki mulai bergerak. Organ seksual mulai berkembang, akan tetapi organ utama telah sempurna terbentuk. Wajah juga mulai terbentuk. Pada saat ini, dengan menggunakan USG belum dapat menentukan jenis kelamin janin. Jenis kelamin mulai terlihat pada minggu ke 18 kehamilan atau sekitar bulan kelima.

Wednesday, March 27, 2013

Pertambahan Berat Badan Yang Tepat Saat Hamil dan Perhitungannya

Dokter Muslimah
satubidan.com
Memperhatikan dan mengetahui pertambahan berat badan yang tepat saat hamil adalah hal yang sangat penting. Dengan pengetahuan ini akan diketahui apakah seorang ibu hamil kelebihan berat badan, sudah tepat berat badannya atau malahan kurang, dan hal ini juga akan berpengaruh bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Berat badan seorang wanita juga sudah terbukti akannberpengaruh jelas pada kesempatannya untuk bisa hamil.  Wanita yang kurus (underweight) atau kelebihan berat badan (overweight)  memiliki kesempatan lebih kecil untuk hamil. Sehingga dari sini bisa diketahui juga bahwa tingkat kesuburan seorang wanita juga dipengaruhi oleh berat badannya.

Wanita yang kurus, cenderung untuk melahirkan bayi dengan berat badan rendah yaitu kurang dari 2500 gram dan  juga kelahiran prematur yaitu kehamilan kurang dari 37 minggu. Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) akan memiliki tingkat kematian yang lebih besar dibanding dengan bayi dengan berat badan lahir normal. Bayi BBLR juga memiliki kemungkinan lebih besar mengalami gangguan tumbuh kembang dan lebih rentan menderita penyakit.

Wanita yang kelebihan berat badan memilik faktor risiko komplikasi seperti diabetes melitus (kencing manis), hipertensi, perdarahan, gangguan atau kesulitan saat melahirkan, varises, kelelahan ekstrim dan berisiko tinggi janinnya mengalami NTD (neural tube defect).

Berat Badan dan Kehamilan
Saat merencanakan kehamilan merupakan waktu yang tepat memastikan apakah kita terlalu gemuk (obese) atau terlalu kurus. Wanita dengan berat badan normal memiliki kesempatan konsepsi lebih baik dan melahirkan bayi yang sehat. Kehilangan berat badan saat hamil dapat berbahaya bagi kondisi janin, oleh karena itu pastikan bahwa dengan makan makanan yang tepat, bergizi seimbang dan dengan olahraga yang tepat, kita bisa memiliki berat badan yang ideal saat pre pregnancy.

Tuesday, March 5, 2013

Minggu Ke 1-12 Kehamilan dan Tips nya (2)

Dokter Muslimah
kedokteran.info
Minggu Ke-7: Adaptasi Masa Kehamilan

Payudara ibu akan membesar dan terasa tidak nyaman, hal ini terjadi karena peningkatan hormo estrogen dan progesteron. Puting akan terasa lebih sensitif dan lebih nyeri dari biasanya. Areola, daerah gelap sekitar puting, akan menjadi semakin gelap, semakin besar dan akan terus membesar dalam beberapa bulan ke depan.

Selain itu, ibu juga dapat melihat adanya bintil-bintil (seperti saat kita merinding) di sekitar areola. Bintil ini dinamakan tuberkel Montgomery, yaitu kelenjar keringat yang berfungsi sebagai pelumas bagi areola.

Produk susu sangat penting di masa kehamilan karena banyak mengandung kalsium yang berguna untuk pertumbuhan gigi dan tulang embrio. Mulailah mengkonsumsi susu atau produk susu. Bila Ibu ingin tetap menjaga kalori yang masuk, maka susu rendah lemak menjadi pilihan, kandungan kalsium tidak akan terpengaruh pada produk susu rendah lemak. Vitamin prenatal juga sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil. Vitamin yang mengandung kalsium, tembaga, asam folat, yodium, zinc dan vitamin A, B, C, D, E. Vitamin ini akan lebih baik dikonsumsi ketika sedang makan atau di malam hari.

Saturday, March 2, 2013

Minggu Ke 1-12 Kehamilan dan Tips nya (1)

Dokter Muslimah
kedokteran.info
Awal Kehamilan

Umur janin dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Hal ini dilakukan karena sulit untuk menentukan secara pasti kapan ibu mengalami ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur tersebut. Jadi, karena peritungan kehamilan dihitung berdasarkan HPHT, berarti umur janin yang dikandung ibu adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.

Tubuh ibu akan banyak berubah dalam masa 3 bulan pertama kehamilan. Perkembangan janin yang terjadi pada rahim ibu, sedikit banyak membawa pengaruh pada gejala normal seperti halnya perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, kram kaki, sering berkemih dan konstipasi (sembelit) dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah khawatir, karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan.

Seiring dengan bertambahanya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena trimester pertama adalah masa penting di dalam pertumbuhan organ janin (organogenesis). Setiap kehamilan berbeda, dan kehamilan ibu akan memiliki keunikan tersendiri.

Minggu Ke-1   : Jaga kondisi tubuh ibu
Minggu Ke-2   : Bersiap-siap Ovulasi
Minggu Ke-3   : Tanda awal kehamilan
Minggu Ke-4   : Awal pembentukan organ
Minggu Ke-5   : Permulaan awal embriogenik
Minggu Ke-6   : Kunjungan Prenatal pertama
Minggu Ke-7   : Adaptasi masa kehamilan
Minggu Ke-8   : Tingkatkan kualitas gizi
Minggu Ke-9   : Peningkatan volume tubuh ibu
Minggu Ke-10 : Pembesaran pembuluh vena ibu
Minggu Ke-11 : Pertahankan kontrol pola makan
Minggu Ke-12 : Perubahan fisik ibu
Minggu Ke-13 : Plasenta berkembang sempurna

Thursday, February 28, 2013

Tips Mengatasi Keluhan-keluhan Pada Ibu Hamil

Dokter Muslimah
Kehamilan merupakan sesuatu selalu yang dinanti-nantikan oleh pasangan suami-istri, terlebih bagi mereka yang belum dikaruniai anak setelah lama menikah. Kondisi kehamilan adalah saat-saat yang berat dan susah bagi seorang ibu, walaupun begitu banyak para ibu tidak merasa kapok untuk mendapatkan kehamilan kembali. Mungkin kesusahan saat hamil segera hilang dengan didapatkannya anak-anak yang lucu dan menggemaskan. 

Dalam Alqur'an sendiri telah disinggung bagaimana susahnya kondisi seorang ibu saat hamil, yang diibaratkan kesusahan diatas kesusahan atau kesusahan yang bertumpuk-tumpuk. Tulisan berikut membahas tentang keluhan-keluhan yang biasa dialami ibu hamil seperti mual muntah, perut kembung, keputihan, sembelit, nyeri kepala, dll,disertai tips-tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat...

Mual Muntah
Mengapa terjadi mual muntah pada ibu hamil...???
Mual muntah adalah keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil muda, disebut juga morning sickness. Biasanya timbul pada minggu ke-6 hingga ke-12 kehamilan, paling berat minggu 9-10 dan biasanya hilang pada minggu ke-16. Keluhan ini disebabkan peningkatan hormon beta hCG pada awal kehamilan, sehingga memicu peningkatan asam lambung dan menyebabkan ibu hamil merasa kembung dan nyeri ulu hati.
TIPS:
  1. Bangun perlahan pada pagi hari, kemudian konsumsi makanan ringan dan teh manis sebelum benar-benar berdiri dan beraktivitas. Sediakan camilan dekat tempat tidur sehingga mudah meraihnya saat bangun atau merasa lapar dan mual.
  2. Apabila merasa mual terus menerus usahakan tetap makan apa saja yang mampu dikonsumsi. Jangan berhenti makan walaupun sedikit, setidaknya dua jam sekali dan menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaaat sehingga mnegalihkan perhatian kita dari rasa mual tersebut.
  3. Hindari makanan yang pedas, goreng-gorengan, makanan bersantan, dan bau-bauan yang menyebabkan asam lambung meningkat sehingga gejala mual bertambah parah. Ingat, bahwa wanita hamil memiliki penciuman yang lebih sensitif terhadap bau-bauan (contohnya ada yang sangat sensitif dengan bau masakan, bau detergen, bahkan ada yang bau parfum suami).
  4. Banyak minum, makanan yang mengandung jahe., mengandung vitamin B (biasanya dari buah alpukat, jagung, kacang atau suplemen). Cukup istirahat dan tidur biasanya dapat meringankan gejala mual muntah pada ibu hamil.
  5. Segera konsultasi ke dokter apabila kondisi memburuk.

Saturday, February 23, 2013

Tips Merawat Kulit Saat Hamil

Dokter Muslimah
Saat hamil, kulit jadi meregang dan seperti retak-retak. Dengan merawat kesehatan dan kecantikan kulit, perubahan yang terjadi pada kulit saat hamil bisa diminimalkan. Perawatan kulit saat hamil tidaklah sulit dan dapat dilakukan sendiri. Yuks intip tips merawat kulit saat hamil berikut ini:
  1. Minum air putih minimal 8 gelas sehari.
  2. Konsumsi makanan sehat seperti sayuran hijau, buah, vitamin, dan mineral.
  3. Makan makanan yang mengandung protein karena protein dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel kulit.
  4. Istirahat yang cukup, minimal enam sampai delapan jam per hari. Saat beristirahat itulah sel-sel kulit bekerja untuk memperbarui sel kulit lama yang sudah mati.
  5. Olahraga. Wanita hamil dan ibu menyusui juga perlu berolahraga agar sirkulasi darah tetap terjaga. Olahraga yang ringan dan teratur seperti jalan santai, senam khusus ibu hamil, dan yoga cukup dianjurkan pada ibu hamil. Biasanya dilakukan pada usia kehamilan lebih dari tiga bulan. Olahraga merupakan aktivitas yang dianjurkan untuk ibu hamil karena dengan semakin bugar tubuh kita selama kehamilan, maka akan:  
    • Mempermudah adaptasi seorang ibu terhadap perubahan postur
    • Mempermudah persalinan
    • Membantu pengembalian bentuk tubuh ibu pasca kehamilan
    • Juga dapat menghilangkan ketegangan dan gejala-gejala lain akibat perubahan hormonal selama kehamilan. 
    Hentikan olahraga apabila timbul nyeri akibat kontraksi rahim dan keluarnya darah/ cairan per vaginam.

Thursday, February 14, 2013

Farmakoterapi Pada Kehamilan dan Menyusui

Dokter Muslimah
denikrisna.wordpress
Terapi selama kehamilan dan laktasi merupakan pembahasan yang menarik karena adanya pengaruh obat-obatan terhadap ibu dan bayinya. Sumber rujukan obat-obatan apa saja yang digunakan selama hamil dan menyusui sudah dikategorikan secara lengkap oleh Food and Drug Administration (FDA). 

FDA menyusun kategori obat sebagai petunjuk terhadap penggunaan obat selama kehamilan berdasarkan rasio” risk and benefit”. Jika kategori FDA ini dibandingkan dengan sumber lainnya, hanya 61(26%) dari 236 obat yang memiliki kategori sama. Contoh: oral kontrasepsi, diklasifikasikan teratogenik oleh FDA tetapi pada sumber lain dikategorikan tidak berbahaya. FDA hanya memberikan sedikit sekali rekomandasi obat yang aman (kategori A), karena FDA melakukan trial control untuk menentukan jenis obat mana yang aman, dan itu hanya sedikit.

Kategori Obat yang Diberikan Selama Kehamilan

(US Food and Drug Administration/FDA-USA dan Australian Drug Evaluation Committee)
  1. Kategori A
    Digunakan secara luas, tanpa malformasi janin atau pengaruh negatif lain.
  2. Kategori B
    Digunakan terbatas, pengaruh buruk tidak terbukti. Berdasarkan uji toksikologi pada hewan dibedakan :
    a. B1 : Tidak terbukti
    b. B2 : Percobaan terbatas, tidak ditemukan peningkatan kerusakan janin pada hewan
    c. B3 : Terjadi peningkatan kerusakan janin hewan, pada manusia belum tentu bermakna
  3. Kategori C
    Memberi pengaruh buruk (reversible) tanpa malformasi anatomi, (semata karena efek farmakologik obat)
  4. Kategori D
    Menyebabkan peningkatan malformasi dan kerusakan janin yang irreversible, efek farmakologik juga merugikan
  5. Kategori X
  6. Terbukti mempunyai risiko tinggi terjadi pengaruh buruk yang irreversible, merupakan kontaindikasi mutlak.

Tuesday, January 29, 2013

MENENTUKAN TAKSIRAN PARTUS: Kapan Seorang Ibu Akan Melahirkan

Dokter Muslimah
Seringkali jika kita melihat wanita hamil, maka yang biasanya akan ditanyakan adalah kapan perkiraan melahirkan. Istilah yang dikenal di masyarakat adalah HPL atau hari perkiraan lahir, sedangkan istilah medisnya adalah TP atau taksiran partus. Untuk menentukan TP, perlu diketahui hari pertama haid terakhir (HPHT). HPHT juga bisa digunakan untuk menentukan berapa usia kehamilan ibu. Cara lain untuk mengetahui usia kehamilan yaitu dengan menghitung tinggi fundus uteri dan bisa dengan menggunakan USG.

Mengetahui pentingnya mengingat HPHT ini, maka alangkah baiknya jika kita mulai membiasakan mencatat waktu haid kita tiap bulannya atau dengan cara melingkarinya di kalender, sehingga tidak lupa saat diperlukan. Dengan melakukan kebiasaan ini, maka akan dengan mudah diketahui siklus menstruasi dan juga bisa menghitung masa subur. Mengetahui masa subur penting untuk ibu-ibu yang ingin segera hamil atau bahkan yang ingin menunda kehamilan dengan menggunakan metode kontrasepsi alami (sistem kalender).

Untuk dapat menghitung usia kehamilan berdasar HPHT hanya dapat dilakukan oleh ibu hamil yang memiliki siklus menstruasi normal dan teratur. Untuk taksiran usia kehamilan berdasar HPHT dapat menggunakan rumus Neagele.

Thursday, January 24, 2013

Blighted Ovum, Tanda dan Gejalanya

pregnancy.org
Blighted ovum  (BO), dikenal sebagai kehamilan tanpa embrio (anembryonic pregnancy), adalah keadaan dimana seorang wanita merasa hamil tetapi tidak ada bayi di dalam kandungan. Pada saat terjadi pembuahan, sel-sel tetap membentuk kantung ketuban, plasenta, namun telur yang telah dibuahi (konsepsi) tidak berkembang menjadi sebuah embrio.

Penyebab
Blighted ovum  terjadi pada saat awal-awal kehamilan. Penyebab dari blighted ovum  sampai saat ini belum diketahui secara pasti, namun diduga karena adanya kelainan kromosom, kelainan genetik, atau sel telur dengan kondisi kurang baik dibuahi oleh sperma normal atau sebaliknya. Sayangnya, blighted ovum tidak bisa dicegah atau dihindari.

Gejala dan tanda
Pada kondisi blighted ovum  kantung kehamilan akan terus berkembang, layaknya kehamilan biasa, namun sel telur yang telah dibuahi gagal untuk berkembang secara sempurna. Maka pada ibu hamil yang mengalami blighted ovum, akan merasakan bahwa kehamilan yang dijalaninya biasa-biasa saja, seperti tidak terjadi sesuatu, karena memang kantung kehamilan berkembang seperti biasa.
 
Pada saat awal kehamilan, produksi hormon HCG tetap meningkat, sehingga hasil test pack positif. Ibu hamil juga mengalami gejala seperti kehamilan normal lainnya, mual muntah, pusing-pusing, sembelit dan tanda-tanda awal kehamilan lainnya. Namun ketika menginjak usia kehamilan 6-8 minggu, ketika ibu hamil dengan blighted ovum memeriksakan kehamilan ke dokter dan melakukan pemeriksaan USG, maka akan terdeteksi bahwa terdapat kondisi kantung kehamilan berisi embrio yang tidak berkembang.

Jadi, gejala blighted ovum  dapat terdeteksi melalui pemeriksaan USG atau hingga adanya perdarahan layaknya mengalami gejala keguguran mengancam (abortus iminens) karena tubuh berusaha mengeluarkan konsepsi yang tidak normal. Karena gejalanya yang tidak spesifik, maka biasanya blighted ovum  baru ditemukan setelah akan tejadi keguguran spontan dimana muncul keluhan perdarahan.


Mengenal Tanda-Tanda Kehamilan

Dokter Muslimah
indobeta.com
Ehmm… saya sudah telat haid 5 hari nih… Hamil nggak ya???

Mungkin anda pernah mengalami rasa deg-degan dan harap-harap cemas seperti ini. Kebanyakan dari kita mungkin tidak mengetahuinya sampai terlambat menstruasi 1 atau 2 minggu. Jika Anda tidak pernah mencatat siklus menstruasi atau bila siklusnya tidak teratur setiap bulannya, Anda mungkin tidak tahu kapan ‘jadwal’nya, sehingga Anda tidak tahu kalau datang bulan Anda mungkin sudah terlambat. Untuk mengenal lebih dekat tanda-tanda awal kehamilan, simak tanda-tandanya berikut ini.
  1. Tidak mendapatkan menstruasi.
    Ini merupakan tanda awal yang paling sering membuat seorang wanita berpikiran bahwa kemungkinan dia hamil. Sangat disarankan bagi wanita untuk rajin mencatat tanggal siklus mens mereka. Jika Anda biasanya menstruasi cukup teratur dan bulan ini Anda ‘terlambat’, Anda bisa mencoba tes kehamilan walaupun Anda belum merasakan ada tanda-tanda kehamilan lain seperti yang nanti saya sebutkan. Tetapi jika menstruasi Anda tidak teratur atau Anda tidak terlalu memperhatikan siklusnya, rasa mual-mual, payudara yang terasa mengencang dan lebih sering ke kamar kecil bisa menandakan kehamilan sebelum Anda menyadari bahwa mens anda terlambat. Menstruasi terjadi akibat tubuh mengeluarkan berbagai unsur yang dipersiapkan untuk pembuahan, yang tidak terpakai. Setelah pembuahan terjadi, janin terbentuk, maka tubuh tidak perlu melakukan proses pembersihan. Walaupun tidak selalu berarti suatu kehamilan, tetapi tidak munculnya mensturasi bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda hamil.
  2.  
  3. Payudara mengencang, lebih sensitif dan puting mengeras.
    Setelah dua atau tiga minggu Anda menyadari menstruasi tak datang, pada saat yang sama Anda dapat merasakan perubahan payudara. Selain terasa lebih kencang, puting payudara juga terlihat lebih tegak dan mengeras. Anda merasakannya seperti saat mendekati menstruasi. Beberapa wanita bahkan bisa merasakan perbedaannya beberapa hari setelah terjadinya pembuahan. Keadaan ini disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon dalam tubuh. Rasanya mungkin lebih sakit dari yang Anda biasa alami sebelum menstruasi. Rasa tidak nyaman ini akan berkurang setelah trimester pertama, seiring tubuh menyesuaikan dengan perubahan hormon.
  4.  
  5. Areola (lingkaran sekitar puting payudara) berwarna lebih gelap dan lebih lebar. Perubahan ini disebabkan karena pori-pori di sekitar puting payudara membesar. Perubahan warna ini sangat dibutuhkan oleh bayi ketika ia akan menyusu pada ibunya.

Monday, January 21, 2013

Keluar Flek Saat Hamil dan Cara Pencegahannya

Dokter Muslimah
Namun bagaimana perasaan seorang wanita yang -sudah positif hamil- dan tiba-tiba kemudian mengalami spotting/ perdarahan. Panik, gelisah, takut, bingung, adalah rangkaian perasaan yang wajar didapati.
Seorang calon ibu muda berumur 25 tahun, sedang berbahagia atas kehamilannya yang telah berjalan beberapa bulan. Suatu hari, ia mendapati adanya bercak darah di celana dalam yang dipakainya. Hal ini belum pernah dialami sebelumnya. Bukankah keluar darah bila saat menstruasi saja? Hatinya bertanya-tanya, sekaligus membuatnya sangat cemas. Takut terjadi sesuatu dengan janin yang dikandungnya. Saat itu juga ia langsung menelepon untuk membuat janji konsultasi dengan dokter kandungannya.
Keluar flek (bercak darah) dari vagina tentu membuat seorang ibu hamil cemas dan bertanya-tanya, apalagi bila baru pertama kali mengalaminya. Apakah flek tersebut adalah hal yang biasa saja? Ataukah sebuah tanda bahaya? Nah, hari ini saya akan sharing tentang perdarahan pada kehamilan…

Apa yang dimaksud dengan keluar flek?
Keluar flek (disebut juga spotting) adalah perdarahan ringan yang bisa terjadi kapan saja pada saat hamil, terutama pada trimester pertama. Sekitar 20% wanita hamil mengalami spotting pada trimester pertama. Hal ini bisa jadi merupakan bagian alami dari kehamilan, namun perlu dipastikan dahulu bahwa tidak terjadi komplikasi.

Perdarahan adalah tanda tersering dari keguguran, sehingga setiap wanita hamil yang mengalami perdarahan dari vagina harus segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Yang dilakukan oleh calon ibu muda di atas sudah tepat. Jika Anda mengalami perdarahan banyak atau nyeri hebat dan tidak dapat segera menemui dokter/ bidan, langsung datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Friday, January 18, 2013

Kondisi Ibu Hamil di Trimester Ketiga (3)

Dokter Muslimah
kedokteran.info
Saat memasuki trimester ketiga, maka calon ibu sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut si buah hati. Karenanya ketahui perkembangan dan tanda apa saja yang dirasakan ibu saat usia kehamilan trimester ketiga.

Saat memasuki usia kehamilan ini sang calon ibu mulai dipicu rasa cemas, takut dan bahagia karena akan menyambut si buah hati yang sudah dikandungnya hampir sembilan bulan. Seperti dikutip dari WebMD, Jumat (30/4/2010) ini dia perkembangan ibu dan sang calon buah hati di trimester ketiga kehamilan, yaitu:

Bulan ketujuh
Kondisi ibu:
  1. Terkadang ibu mengalami kontraksi, meskipun tidak sakit tapi perut akan terasa kaku.
  2. Mulai merasakan nyeri dan pegal di bagian pinggang dan persendian tulang belakang.
  3. Nafas menjadi pendek saat melakukan aktivitas yang agak berat.
  4. Ibu mulai merasakan gerah dan mudah berkeringat karena beban yang dikandungnya semakin besar.
  5. Naluri keibuan biasanya sudah mulai tumbuh.
  6. Terkadang pembengkakan tidak hanya terjadi di kaki tapi juga di tangan.
Yang harus dilakukan:
  1. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi, karena dapat menyebabkan penyumbatan jalannya aliran darah.
  2. Memperbanyak konsumsi susu.
  3. Melakukan pijatan lembut dengan menggunakan minyak di kaki untuk mengurangi kram.
  4. Tetap melakukan olahraga ringan dan menghindari pekerjaan yang berat.
Kondisi bayi:
  1. Pendengaran bayi mulai optimal sehingga dapat menanggapi rangsangan seperti suara, rasa sakit dan cahaya.
  2. Bayi mulai sering berubah posisi yang dirasakan juga oleh ibu.
  3. Pada akhir bulan ketujuh, lemak mulai disimpan pada tubuh bayi.
  4. Saat ini bayi bisa memiliki panjang sekitar 36 cm dan berat sekitar 1-1,8 kg.

Kondisi Ibu Hamil di Trimester Kedua (2)

Dokter Muslimah
kedokteran.info
Artikel berikut merupakan sambungan dari artikel "Kondisi Ibu Hamil di Trimester Pertama". Bagi para pembaca pemula artikel ini, sangat dianjurkan juga untuk membaca artikel sebelumnya.

Selama masa kehamilan seorang ibu mengalami perubahan yang berbeda-beda setiap bulannya. Karena itu ketahui perubahan dan perkembangan apa saja yang terjadi selama kehamilan trimester kedua.Saat memasuki trimester kedua sang calon ibu biasanya sudah mulai merasakan banyak perubahan dalam tubuhnya dan mulai menyadarinya. Ini dia perubahan dan perkembangan yang terjadi selama trimester kedua, seperti dikutip dari WebMD, Jumat (30/4/2010), yaitu:
Bulan keempat
Kondisi ibu:
  1. Munculnya linea yaitu garis gelap memanjang di sekitar perut mulai dari daerah sekitar kelamin hingga pusar karena meregangnya kulit.
  2. Daerah leher mulai terlihat berwarna hitam semu.
  3. Payudara semakin membesar dengan daerah puting susu yang cenderung lebih gelap dan kolostrum sudah dihasilkan.
  4. Ibu merasakan seperti basah pada daerah vaginanya.
  5. Mulai mengalami sakit kepala akibat volume darah yang bertambah atau bisa juga akibat stres.
Yang harus dilakukan:
  1. Jangan membungkuk saat mengambil barang tapi usahakan dengan cara berjongkok agar perut tidak tertekan.
  2. Hindari aktivitas fisik yang mengharuskan mengangkat beban berat, mendorong atau menarik beban dan olahraga berat.
  3. Hindari mengubah gerakan secara mendadak karena berpotensi mengalami kram otot.
  4. Usahakan untuk mendapat istirahat yang cukup, karena dengan perut yang semakin membesar membuat ibu hamil mudah lelah.
  5. Mulai merawat payudara agar bisa menghasilkan ASI dengan cara menghindari stres, membersihkan puting payudara dan memijatnya dengan menggunakan baby oil.
  6. Ibu bisa menggunakan pantyliners untuk basah pada vagina mulai mengganggu.
Perkembangan pada janin:
  1. Jari-jari tangan dan kaki sudah dapat teridentifikasi dengan baik.
  2. Kelopak mata, alis, bulu mata dan kuku sudah terbentuk.
  3. Gigi dan tulang menjadi lebih padat.
  4. Bayi sudah bisa mengisap jempol, menguap, meregang dan membuat wajah di dalam kandungan.
  5. Sistem saraf mulai berfungsi dan detak jantung dapat didengar melalui alat Doppler.
  6. Organ reproduksi dan alat kelamin sudah berkembang sehingga dapat dideteksi melalui USG.
  7. Janin berukuran 15,24 cm dan beratnya sekitar 113 gram.
Bulan kelima
Kondisi ibu:
  1. Emosi ibu mulai stabil dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
  2. Nafsu makan semakin meningkat seiring bertambahnya berat badan dan perubahan fisik pada ibu.
  3. Muncul keluhan seperti mudah lelah, sakit punggung, pegal-pegal dan pinggang atau otot terasa linu.
  4. Guratan-guratan di perut semakin terlihat jelas, tapi sebaiknya tidak digaruk dan cukup diusap-usap saja.
  5. Cenderung mudah merasa pusing saat bangun dari duduk dan muncul rasa sakit di bagian bawah perut.
Yang harus dilakukan:
  1. Mulailah untuk meninggikan posisi kaki dengan ganjalan bantal saat sedang istirahat atau tidur untuk menghindari pembengkakan.
  2. Menggunakan sepatu dengan tumit datar karena tubuh mulai bertambah berat.
  3. Hindari melakukan diet dan makanan yang digoreng atau pedas, serta mengonsumsi air putih yang banyak saat tubuh terasa panas atau gatal.
  4. Usahakan untuk melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda atau berenang.
  5. Usahakan untuk tidak duduk dengan menyilangkan kaki.
Perkembangan pada janin:
  1. Rambut mulai tumbuh di kepala bayi dan rambut-rambut halus meliputi bahu dan punggung.
  2. Kulit bayi ditutupi oleh lapisan putih yang disebut dengan vernix caseosa, yaitu lapisan yang melindungi kulit bayi dari paparan cairan ketuban sebelum kelahiran.
  3. Bayi mulai bisa melakukan gerakan karena sedang mengembangkan dan melatih ototnya.
  4. Ukuran bayi pada usia ini sekitar 25,4 cm dan beratnya sekitar 226 gram – 500 gram.
Bulan keenam
Kondisi ibu:
  1. Bagian lambung mulai terasa hangat karena rahim yang semakin membesar dan mulai mendesak lambung.
  2. Kaki mulai mengalami pembengkkan dan kram karena mulai terhambatnya peredaran darah.
  3. Gusi menjadi lebih sensitif yaitu mudah berdarah sehingga memicu terjadinya peradadangan di gusi.
  4. Adanya perubahan pada kulit, timbul noda di pipi serta jerawat.
  5. Terkadang beberapa ibu mengalami kurang tidur atau tidur yang tak nyenyak.
Yang harus dilakukan:
  1. Gunakanlah baju hamil yang agak longgar sehingga membuat ibu merasa lebih nyaman dan tidak sesak.
  2. Usahakan memperbanyak konsumsi kalsium untuk mengoptimalkan pembentukan gigi dan tulang bayi serta melindungi ibu dari osteophagia (tulang terasa linu dan sakit) atau osteoporosis.
  3. Mulailah untuk mengikuti senam khusus ibu hamil atau kursus persiapan persalinan.
  4. Melakukan sikap tubuh yang baik seperti berdiri, jongkok, berjalan, duduk dan tidur agar otot dan syaraf tidak terganggu.
  5. Selalu mengontrol berat badan agar selalu dalam kondisi yang wajar untuk menghindari diabetes selama hamil (gestational diabetes) serta kondisi yang mempersulit persalinan.
Perkembangan pada janin:
  1. Kulitnya berwarna kemerahan, keriput dan pembuluh darah venanya terlihat melalui kulit di perut bayi.
  2. Kelopak mata dan matanya mulai terbuka.
  3. Bayi mulai menanggapi suara dengan bergerak atau meningkatkan denyut nadi, bayi akan memberikan gerakan menyentak jika mengalami cegukan.
  4. Ukuran bayi pada usia ini sekitar 30 cm dan beratnya 0,9 – 1 kg.



 - dr. Desie Dwi Wisudanti -





Referensi:
detikHealth, Vera Farah Bararah
http://desiemeilana.wordpress.com/2010/05/11/kondisi-ibu-hamil-trimester-1-3/
 

Kondisi Ibu Hamil di Trimester Pertama (1)

Dokter Muslimah
kedokteran.info
Ibu hamil biasanya baru menyadari dirinya sedang mengandung ketika akan masuk bulan kedua. Meski bentuk tubuh belum berubah namun sudah ada gejala yang berbeda dibanding saat tidak hamil. Apa saja yang terjadi selama kehamilan trimester pertama?


Perubahan yang dialami sang calon ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya berbeda tiap bulan. Karena itu kenali apa saja yang terjadi sepanjang trimester pertama kehamilan, seperti dikutip dari WebMD, Kamis (29/4/2010), yaitu:

Bulan kesatu
Kondisi Ibu:
  1. Kebanyakan perempuan belum mengetahui dirinya hamil pada bulan pertama ini.
  2. Tapi biasanya tubuh mulai merasa sering lelah akibat perubahan hormon dan emosi ibu mulai berfluktuasi yaitu bisa marah atau senang secara tiba-tiba.
  3. Morning sickness berupa mual atau muntah mulai terjadi, perubahan selera makan dan berat badan yang tidak disadari.
  4. Sang calon ibu juga mengalami peningkatan produksi dari hormon progesteron dan payudara mulai terasa lunak. Tapi belum terlihat adanya pembesaran pada perut.
Yang harus dilakukan:
  1. Pada bulan ini sebaiknya ibu mulai menghindari segala bentuk makanan kaleng atau olahan, daging yang dimasak setengah matang, tape, alkohol dan minuman bersoda.
  2. Sedangkan olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki, berenang dan yoga.
Perkembangan pada janin:
  1. Kantung ketuban yaitu kantung air ketat di sekitar sel telur yang telah dibuahi sudah terbentuk. Kondisi ini membantu bantal embrio berkembang selama kehamilan.
  2. Selain itu plasenta juga mulai berkembang sejak bulan pertama. Plasenta berbentuk bulat dan berfungsi mentransfer nutrisi dari ibu ke bayi dan juga membawa limbah dari bayi.
  3. Sel darah mulai mengambil bentuk dan sirkulasi akan dimulai serta terbentuk adanya lingkaran hitam untuk mata. Pada akhir dari bulan pertama kehamilan ini bayi sudah berukuran sekitar 6-7 mm (seukuran beras).
Bulan kedua
Kondisi ibu:
  1. Belum terlalu banyak perubahan yang terjadi dan biasanya kehamilan mulai diketahui melalui pemeriksaan urine dengan test pack.
  2. Mulai mengalami sering buang air kecil akibat membesarnya uterus atau rahim dan terkadang agak mengganggu di malam hari.
  3. Terasa nyeri pada payudara dan pembuluh darah mulai agak berbayang di payudara.
  4. Terkadang mengalami sembelit akibat meningkatnya hormon progesteron dalam sistem tubuh.
Yang harus dilakukan:
  1. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dengan porsi kecil tapi frekuensinya sering
  2. Perbanyak minum air putih dan buah-buahan untuk menghindari dehidrasi.
  3. Sebaiknya berhenti olahraga jika mengalami napas pendek, pusing, rasa nyeri disekitar vagina atau pinggang dan terdapat bercak-bercak darah.
Perkembangan pada janin:
  1. Seiring bertambahnya bulan, maka fitur wajah janin mulai berkembang.
  2. Mulai ada sedikit lipatan kulit untuk telinga di sisi kepala
  3. Muncul tunas mungil yang nantinya akan berkembang menjadi lengan dan kaki serta mulai terbentuk jari kaki dan tangan yang kecil.
  4. Tabung saraf (otak, saraf tulang belakang dan jaringan saraf lain dari sistem saraf pusat) mulai terbentuk dengan baik.
  5. Saluran pencernaan dan alat indera mulai berkembang, tulang mulai terbentuk yang menggantikan tulang rawan. Gerakan embrio dimulai meskipun ibu belum bisa merasakannya.
  6. Janin memiliki panjang sekitar 2,54 cm dan beratnya sekitar 9-10 gram serta sepertiga dari tubuh bayi sudah mulai terbentuk yang terdiri dari kepala.
Bulan ketiga
Kondisi ibu:
  1. Perubahan dalam tubuh ibu sudah mulai terlihat, seperti payudara yang mulai membesar
  2. Peningkatan nafsu makan yang diiringi dengan penambahan berat badan dan perut yang agak sedikit membesar.
  3. Mual dan muntah (morning sickness) sudah mulai berkurang.
Yang harus dilakukan:
  1. Pada saat ini dibutuhkan asupan protein, mineral dan vitamin yang cukup untuk membantu pertumbuhan janin.
  2. Calon ibu sudah bisa menggunakan baju hamil meskipun perutnya belum terlalu besar, ini untuk mengurangi tekanan yang terjadi di perut.
  3. Jika ibu mengalami kesulitan untuk tidur (insomnia), cobalah untuk mengonsumsi susu hangat saat malam hari.
    Perkembangan pada janin:
  4. Tubuh bayi sudah hampir sepenuhnya terbentuk.
  5. Bayi sudah memiliki lengan, tangan, kaki, mulut dan jari yang sudah bisa membuka dan menutup kepalan.
  6. Kuku-kuku bayi pun sudah mulai berkembang dan telinga eksternal dari bayi terbentuk.
  7. Organ reproduksi bayi juga berkembang, tapi jenis kelamin bayi masih sulit dibedakan jika dilihat di USG.
  8. Sistem sirkulasi dan juga sistem kemih mulai bekerja dan hati sudah bisa menghasilkan empedu.
  9. Pada akhir bulan ketiga, panjang janin sudah berukuran sekitar 7,6-10 cm dan beratnya sekitar 28 gram.



- dr. Desie Dwi Wisudanti -






Referensi:
- detikHealth, Vera Farah Bararah
- http://desiemeilana.wordpress.com/2010/05/11/kondisi-ibu-hamil-trimester-1-3/

Friday, November 18, 2011

Tips Mencegah Infeksi Selama Kehamilan

kedokteran.info
Ibu hamil lebih rentan mengalami infeksi yang bisa mempengaruhi kehamilan dan bayi yang dikandung. Untuk itu ketahui cara menghindari infeksi selama kehamilan. Peneliti dari University of Minnesota Medical School telah mengidentifikasi mekanisme yang mendasari kekebalan fisiologis sehingga bisa diketahui bagaimana cara menangkal infeksi selama kehamilan.

Pada saat hamil sel sistem kekebalan tubuh (sel T) jumlahnya meningkat yang berfungsi untuk melindungi bayi. Namun karena sel-sel ini sibuk melindungi bayi yang sedang berkembang maka ibu hamil menjadi lebih rentan terkena infeksi.
 
Umumnya ibu yang sedang hamil rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus seperti Listeria dan Salmonella serta berpotensi menyebabkan penyakit yang serius. "Studi ini telah mengidentifikasi bahwa sel-sel kekebalan yang kritis menyebabkan ibu hamil menjadi lebih rentan terhadap infeksi," ujar Dr. Sing Sing Way dari Departments of Pediatrics and Microbiology, seperti dikutip dari ScienceDaily, Sabtu (23/7/2011).
Dr Way menuturkan umumnya ibu hamil tidak mengetahui ketika ia memiliki infeksi karena gejala yang muncul kadang tertutupi selama kehamilan. Padahal pengobatan yang tertunda bisa berbahaya bagi kesehatan ibu dan juga bayi yang dikandung. "Tapi terapi berbasis kekebalan potensial bisa meningkatkan resistensi terhadap infeksi selama kehamilan tanpa mengorbankan bayi yang sedang dikandungnya," ungkap Dr Way.
Ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan ibu hamil untuk mencegah terjadinya infeksi selama kehamilan yaitu:
  1. Menjaga kebersihan seperti rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku serta selalu mengeringkan tangan.
  2. Menjaga makanan yang dikonsumsi, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang matang dan hindari makanan mentah atau setengah matang karena berpotensi menyebabkan infeksi seperti toksoplasma.
  3. Menjaga lingkungan agar tetap bersih sehingga terhindar dari penyakit menular seperti demam berdarah, cacar atau malaria.
  4. Menjaga kebersihan daerah vagina terutama setelah buang air kecil agar terhindar dari infeksi seksual seperti chlamydia.
  5. Melakukan imunisasi secara teratur sebelum merencanakan kehamilan sehingga tubuh sudah memiliki antibodi tersendiri.
Simak juga artikel-artikel terbaru kami tentang Herbal Medicine; Manfaat kulit rambutan sebagai antidiabetes dan Potensi curcumin sebagai antikanker



Referensi:
- http://health.detik.com/read/2011/07/23/100658/1687669/764/menghindari-infeksi-selama-kehamilan

Cara-cara Mengurangi Stres Agar Cepat Hamil

forum.kompas.com
Stres merupakan salah satu penyebab pasangan sulit untuk hamil. Karenanya ketahui cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres sehingga bisa cepat hamil. Stres adalah musuh terbesar bagi perempuan untuk bisa hamil. Berbagai hal bisa menjadi penyebab stres seperti kesibukan kerja, masalah rumah tangga dan hal-hal lain yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pasangan yang ingin segera hamil dan memiliki anak, maka sebaiknya mulailah menemukan cara untuk menghilangkan stres sehingga meningkatkan kemungkinannya untuk hamil, seperti dikutip dari Lifemojo, Selasa (12/7/2011) yaitu:

1. Rileks
Salah satu tips terpenting untuk bisa hamil adalah tubuh harus santai dan rileks serta menurunkan tingkat stres. Buang segala pikiran negatif yang bisa merugikan, membaca buku yang bagus dan memotivasi diri, mendengarkan musik yang tenang serta berlatih postur sederhana seperti yoga yang bisa dilakukan sehari-hari.

2. Mengambil waktu istirahat
Cobalah untuk istirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari seperti mengambil cuti, melupakan segala masalah dan pekerjaan sehingga tubuh bisa beristirahat dengan tenang.

3. Melakukan pijat
Melakukan pijat secara teratur oleh tenaga terlatih bisa mengurangi segala ketegangan di tubuh, membuat tubuh rileks, nyaman, kembali segar dan mengurangi stres.

4. Melakukan hobi
Pilihlah salah satu hobi yang benar-benar dinikmati, santai dan membuat tubuh rileks sehingga bisa melepaskan pikiran negatif atau segala hal yang berhubungan dengan kehamilan.

5. Belajar olahraga baru
Olahraga merupakan cara terbaik untuk membantu menghilangkan stres. Mempelajari olahraga baru dengan bergabung di salah satu klub akan membuat seseorang bertemu teman dan suasana baru. Tapi jangan pilih olahraga yang tidak disukai karena akan membuat tubuh semakin tertekan.

6. Belajarlah untuk lebih sering tertawa
Tertawa merupakan salah satu terapi baru untuk mengurangi stres, cobalah untuk membaca banyak buku lelucon, menonton film lucu dan tertawa keras-keras.

7. Cobalah melakukan perubahan dalam rumah
Cobalah untuk mendekor ulang kamar tidur atau ruang tamu dengan mengganti model gorden atau seprai. Hal ini akan membantu melepaskan pikiran tentang hamil selama beberapa waktu dan membuat seseorang lebih santai.

Simak juga artikel-artikel terbaru kami tentang Herbal Medicine; Manfaat kulit rambutan sebagai antidiabetes dan Potensi curcumin sebagai antikanker.  

 

Referensi:
- detikHealth, Vera Farah Bararah