Showing posts with label ikhtiar dan kiat-kiat menentukan jenis kelamin anak. Show all posts
Showing posts with label ikhtiar dan kiat-kiat menentukan jenis kelamin anak. Show all posts

Friday, March 22, 2013

Kiat-Kiat Menentukan Jenis Kelamin Anak

Dokter Muslimah
Anak adalah karunia yang tak ternilai harganya yang sangat didambakan oleh pasutri. Bagi mereka yang sudah sekian lama berumah tangga dan tidak mempunyai anak, jenis kelamin anak yang terlahir sudah barang tentu tidak menjadi masalah. Lain halnya dengan pasutri muda yang tidak mempunyai masalah dengan kesuburan, biasanya terbersit keinginan untuk mempunyai anak dengan jenis kelamin tertentu dengan berbagai alasan yang melatar belakangi. Demikian juga dengan pasutri yang sudah lama berumah tangga dan sudah beberapa kali mempunyai anak dengan jenis kelamin yang sama, tentunya mereka mengiginkan anak dengan jenis kelamin yang berbeda. Sehingga banyak usaha yang dia lakukan untuk mencapai tujuannya, mulai dari terapi makanan, jenis olah raga atau konsultasi langsung dengan dokter kandungan. Cara-cara tersebut sah-sah saja, sepanjang tidak melanggar syari'at seperti berkonsultasi dengan paranormal atau seseorang yang diyakini sakti.

Dokter, saya ingin mempunyai anak laki-laki. Bagaimana caranya ya?Atau ada lagi yang bertanya,Bagaimana cara mendapatkan anak perempuan ya Dok? Tiga anak saya laki-laki semua.

Itu mungkin beberapa ekspresi atau pertanyaan yang ditunjukkan orang tua yang menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu karena salah satu faktor yang telah tersebut di atas. Seorang dokter akan mengatakan bahwa anak laki-laki atau perempuan sama saja, yang paling penting bayi lahir sehat. Dan bagi suami istri yang belum mempunyai anak, kehadiran buah hati akan sangat dinanti, sehingga tidak terlalu peduli laki-laki ataukah perempuan anak yang dilahirkannya kelak.

Banyak mitos tentang seks dan kehamilan yang berkembang di masyarakat dan bahkan seringkali dianggap sebagai kebenaran. Karena dianggap benar maka perilaku seksual juga dipengaruhi dan mengikuti informasi yang salah sesuai dengan mitos itu. Salah satu mitos yang sering beredar adalah yang mengaitkan posisi hubungan seksual dengan jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan. Konon kalau posisi lelaki ketika melakukan hubungan seksual dimulai dari kiri dan diakhiri di sebelah kanan, maka bayi laki-laki yang akan dilahirkan. Sebaliknya, bila hubungan seksual dimulai dari sisi kanan dan diakhiri di sisi kiri, maka bayi perempuan yang akan dilahirkan. Tentu saja informasi ini salah dan tidak benar.

Mitos lainnya, yaitu jenis kelamin anak pertama tergantung pada siapa yang jatuh cinta lebih dulu. Bila si ayah yang duluan jatuh cinta pada ibu maka pasangan tersebut akan dikaruniai anak laki-laki. Mitos tersebut terdengar lucu, tapi itulah mitos-mitos yang berkembang tentang cara mendapatkan anak dengan jenis kelamin yang kita inginkan.