Saturday, February 1, 2014

DIABETES... Waspadai Kaki Anda

tips-diabetes
Bagi penderita diabetes, kondisi kakinya disebut sebagai kelompok patologis, yang berdampak pada ujung anggota tubuh bagian bawah, yang menandakan bahwa penderita diabetes mengindap trauma mekanik atau listrik yang mengakibatkan tidak dapat disembuhkannya penyakit tersebut disebabkan berbagai faktor pendukung yang terkait dengan komplikasi diabetes.

Tanda-tanda seseorang terjangkit diabetes dapat dilihat dari kondisi kaki orang yang terkena diabetes seperti kaki membengkak, meradang, berkoreng, luka pada jari-jari kaki, pada punggung dan tumit kaki yang sulit disembuhkan. Luka pada kaki yang disebabkan diabetes, pada umumnya menyebabkan terjadinya 15 luka lain. Terlebih pada saat penderita diabetes tidak mampu mengontrol tingginya gula dalam darah.

Kondisi ini akan mengakibatkan terserangnya saraf yang kemudian akan merusak ujung saraf. Sehingga penderita diabetes tidak lagi dapat merasakan dingin, panas ataupun rasa sakit. Sebagaimana kondisi tersebut juga akan membuat kulit kering, kasar dan rentan pecah-pecah sehingga menyebabkan bakteri mudah masuk ke dalam kaki dan mengurangi keluarnya keringat dari kaki yang pada akhirnya kulit kehilangan kelembabannya. Oleh karenanya tanpa disadari penderita diabetes rentan mengalami luka pada kaki. Bahkan terkadang penderita diabetes berjalan seharian sementara di dalam sepatunya ada serbuk kayu, pasir atau benda asing lainnya tanpa ia sadari. Hal ini menyebabkan terbukanya peluang lebar bagi luka kecil di kaki menjadi membesar.

Faktor Yang Meningkatkan Peluang Infeksi Kaki Pada Penderita Diabetes
Diantara faktor-faktor yang dapat meningkatkan peluang infeksi kaki pada penderita diabetes adalah:
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Kelebihan berat badan
  • Meningkatnya jumlah kolesterol dan lemak dalam darah
  • Merokok dan mengkonsumsi alkohol 
  • Mengenakan sepatu sempit dan tidak nyaman dipakai
  • Berjalan tanpa alas kaki pada tanah dingin atau panas yang dapat menyebabkan memar pada kaki
  • Memotong kuku dengan cara yang tidak tepat
  • Menghilangkan benjolan pada kulit punggung kaki dan kulit di sekitar kuku dengan cara yang tidak sehat
  • Lemahnya aliran darah dan mengerasnya arteri.

Nasehat Bagi Penderita Diabetes Agar Kaki  Tidak Kena Infeksi
  • Mencuci kedua kaki dengan air hangat dan mengeringkannya dengan cara yang benar, serta tidak menggunakan kompres panas untuk menghangatkan kedua kaki.
  • Tidak berjalan menggunakan sepatu baru dalam jangka waktu lama. Dan janganlah memasukkan kaki ke dalam sepatu dengan keras.
  • Penderita diabetes dianjurkan untuk menggunakan sepatu khusus.
  • Memeriksa kebersihan telapak kaki dan sela-sela jari setiap hari
  • Penderita diabetes dianjurkan menggenakan kaos kaki khusus.
  • Tidak memotong benjolan apapun atau kuku yang menusuk masuk ke daging dengan menggunakan alat tajam tanpa diawasi oleh dokter. Dan juga harus dilakukan sterilisasi alat yang akan digunakan untuk memotong dengan baik.
  • Memastikan sepatu bersih dari benda-benda asing sebelum memakainya.
  • Menghindari berjalan di tepi pantai atau tanah tanpa alas kaki.

Tips Bagi Penderita Diabetes Dalam Memperlakukan Luka di Kaki
  • Pada saat terjadi luka di kaki (koreng), maka hal yang harus dilakukan adalah menjaga agar gula darah ideal, karena luka di kaki tidak akan pernah sembuh bila kadar gula darah tinggi.
  • Mengambil gambar dengan sinar X pada kaki untuk memastikan tidak adanya radang pada tulang kaki.
  • Mengambil sampel koreng untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium guna menentukan jenis bakterinya dan antibiotik yang sesuai.
  • Tidak berlama-lama berdiri dengan kaki yang terinfeksi diabetes guna mencegah meluasnya peradangan.
  • Hindari merokok yang merupakan faktor utama terjadinya pengerasan pada arteri dan lemahnya suplai darah pada kaki yang menghambat proses penyembuhan.
  • Mengkonsumsi obat-obatan untuk meningkatkan aliran darah berdasarkan resep dari dokter.
  • Memanfaatkan obat herbal seperti ekstrak kulit rambutan.
  • Melakukan olah raga yang dapat meningkatkan suplai dan aliran darah ke kaki.
  • Tindakan amputasi dapat dihindari dengan cara melakukan tindakan preventif dan penanganan serius terhadap penyakit penderita diabetes.
Peradangan bisa saja kambuh lagi setelah penderita diabetes sembuh, dan ini sering terjadi. Oleh karenanya wajib mengambil segala macam tindakan preventif untuk mencegah peradangan kembali. Dan pasien yang sudah sembuh dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala pada dokter spesialis. 


Dr. Ba'i Shalih





Referensi:
- http://dokterdesie.web.unej.ac.id/herbal-medicine-unej/
- Majalah Qiblati Edisi 10 Th. VIII
- www.essiactreatment.com (image source)

Artikel Terkait Diabetes ,Tips sehat

No comments:

Post a Comment