Wednesday, April 3, 2013

ASI: Manfaat, Kelebihan dan Keuntungannya

Penyebutan ASI (Air Susu Ibu) di dalam Al-Qur'an tidak lah disebutkan secara tersurat, tapi secara tersirat telah disebutkan dalam beberapa ayat sebagaimana berikut:
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun…” (QS. Luqman: 14)

...ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan…” (QS. Al-Ahqaaf: 15)

Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya. Oleh karena itu orang tua berkewajiban untuk memberikan hak anaknya yang salah satunya adalah hak anak untuk mendapatkan ASI dari ibunya. Merupakan makna yang besar hingga Allah menyampaikan ayat tersebut dengan jelas waktunya.


Seorang bayi dilahirkan untuk bisa mendapatkan keuntungan dari ASI. Secara medis pun mengungkapkan bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk seorang anak. Di dalam ASI terkandung berbagai macam komponen yang salah satunya adalah komponen imunologik yang dapat mencegah adanya penyakit. Beberapa dari komponen itu aktif dalam tubuh anak selama beberapa tahun untuk membuat tubuhnya tetap sehat. Beberapa komponen dari ASI tersebut akan aktif secara sempurna setelah pemberian dalam masa yang optimal yang menurut WHO dan UNICEF diberikan 6 bulan secara eksklusif dan dilanjutkan hingga 2 tahun. Setelah masa itu seorang anak akan lebih mampu untuk mempertahankan kondisi tubuhnya terhadap infeksi yang datang dari luar. Ditinjau dari segi medis, keuntungan lain menyusui bagi anak dan ibu selain dari sisi imunologi adalah untuk nutrisi, proteksi, anti kanker dan untuk mendapatkan kepuasan emosional.


ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya dan memenuhi sebagian kebutuhan bayi mulai usia 6 bulan hingga 2 tahun. 60% dari kebutuhan bayi dipenuhi oleh ASI pada usia 6 bulan-1 tahun, sedangkan pada usia setelah 1 tahun, ASI memenuhi kebutuhan bayi hingga 30%.


Berikut adalah kelebihan, keuntungan dan manfaat ASI :

  • ASI mempunyai kandungan yang berubah setiap saat bergantung pada kebutuhan nutrisi bayi saat itu.
  • ASI merupakan makanan yang sempurna.
  • ASI mudah dicerna dan digunakan secara efisien.
  • ASI selalu siap untuk diberikan pada bayi dan tidak memerlukan persiapan.
  • ASI tidak pernah basi atau menjadi jelek dalam payudara, walau ibu tidak menyusui bayinya selama beberapa hari.
  • Menyusui baik secara kejiwaan bagi ibu dan anak. Hal ini membantu terjadinya ikatan di antara keduanya, sehingga menjadi tak terpisahkan dan mencintai satu sama lain. Kedekatan secara emosional dengan ibunya sedini mungkin meningkatkan penampilan pendidikan anak kelak di kemudian hari.
  • ASI murah, tidak perlu dibeli.
  • Semua ASI khusus untuk bayi tidak untuk yang lain.
  • ASI memperkuat sistem imun bayi sehingga dapat melindungi bayi terhadap penyakit, misalnya infeksi, dan mempercepat penyembuhan anak sampai tahun kedua kehidupan.
  • ASI dapat menurunkan kejadian dan tingkat keparahan alergi pada bayi, baik alergi karena makanan maupun lingkungan.
  • ASI membantu memberikan perlindungan terhadap obesitas, diabetes mellitus tipe 2, sudden infant death syndrome (SIDS), dan beberapa penyakit kanker sehingga angka kesakitan serta kematian oleh karena hal di atas dapat ditekan.
  • ASI dapat meningkatkan kecerdasan intelektual.
  • Mensuport sistem imunitas bayi yang masih belum matur/ matang.
  • Selain memberikan keuntungan bagi bayi, ibu yang menyusui bayinya sedini mungkin terutama segera setelah melahirkan (inisiasi pemberian ASI) akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi risiko perdarahan, membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil, penurunan berat badan lebih cepat dan merupakan salah satu cara menurunkan prevalensi kanker payudara pada ibu tersebut.

Masya Allah…banyak sekali keuntungannya ya. Semoga bisa menjadi bahan perenungan dan masukan buat calon-calon ibu, maupun yang sudah menjadi ibu agar bisa dipraktekkan. Buat pemerintah, berharap nantinya di tempat-tempat umum disediakan juga tempat khusus bagi ibu-ibu yang hendak menyusui ataupun sekedar mengganti popok anak balitanya, seperti di stasiun-stasiun, bandara dan di mall-mall di negeri tetangga.



- dr. Desie Dwi Wisudanti-

Artikel Terkait Air Susu Ibu (ASI)

No comments:

Post a Comment