Wednesday, April 10, 2013

Lendir Serviks: Sarana Prediksi Ovulasi & Pelindung Sperma

Dokter Muslimah
masasubursetelahhaid.com
Ilmu kedokteran terus mengalami perkembangan, diikuti dengan banyaknya penelitian-penelitian, penemuan dan teori-teori baru, maka jangan sampai kita tertinggal beritanya "long life study". Oleh karenanya sekarang selalu kita dengar pengobatan ataupun tindakan sesuai EBM (Evidence based Medicine. Pengetahuanpun bisa terus berkembang. Pengetahuan kita yang lama bisa bertambah menjadi pengetahuan baru yang lebih luas, lebih lengkap, atau bahkan mengetahui adanya perubahan, tentunya dengan membaca.

Pengetahuan lama:
Dulu, saat saya stase di bagian Obsgin (kandungan), yang saya tahu bahwa masa subur wanita adalah 3 hari sebelum ovulasi dan 3 hari sesudah ovulasi, dan itu memang yang diajarkan. Mungkin itu digunakan untuk kontrasepsi sistem kalender, sehingga menghindari berjima' (hubungan seksual) pada masa-masa itu.
Pengetahuan baru:
Tapi ternyata, bagi yang menginginkan sebuah kehamilan, maka waktu yang paling tepat adalah berjima' menjelang ovulasi daripada setelah ovulasi, mengingat memang kemampuan ovum bertahan hidup hanyalah 12 - 24 jam saja sedangkan sperma 72 jam.


Pengetahuan lama:
Sperma yang berada di saluran reproduksi wanita dapat bertahan selama 72 jam atau bahkan lebih, kapanpun diejakulasikan ke saluran reproduksi wanita.
Pengetahuan baru:
Itu benar, tapi tidak setiap waktu diejakulasikan ke saluran reproduksi wanita, maka setiap sperma akan bertahan selama itu. Sperma bertahan hidup jika ditunjang dengan lingkungan saluran reproduksi wanita yang baik buat kehidupan sperma, jadi tidak setiap sperma yang masuk ke saluran reproduksi wanita akan bertahan lama. Kondisi yang baik buat sperma adalah yang tidak terlalu asam, karena bisa mati niy sperma dalam suasana asam. Trus kapan saluran reproduksi wanita, khususnya vagina, sebagai pintu gebang utama saluran reproduksi wanita, bersuasana tidak terlalu asam? Jawabnya pada saat menjelang ovulasi. Kenapa? Karena tidak lain adalah peranan lendir serviks (penasaran??? nanti akan coba dibahas dech ^_^). Juga, dengan mengetahui karakteristik lendir serviks ini, maka kita dapat memperkirakan kapan ovulasi akan terjadi.
Pengetahuan lama:
Bagi wanita yang ingin segera hamil, maka disarankan untuk tidak segera bangun dari tempat tidur selama kurang lebih 30 menit dan disarankan pula untuk mengganjal panggulnya dengan bantal yang tidak terlalu besar serta mengangkat kakinya selama 15 menit. Tujuannya agar sperma lebih mudah bergerak menuju ke uterus (rahim) dan menemui sel telur, dan tidak harus melawan gaya gravitasi. Bandingkan jika setelah berjima' kemudian duduk atau langsung berdiri, mani akan banyak keluar dan berarti sperma juga banyak keluar dong...
Pengetahuan baru:
Alasan tadi benar, tapi ada tambahannya, yaitu dengan mengganjal panggul menggunakan bantal, maka serviks akan lebih lentur dan lebih mudah dicapai oleh sperma. Dan disarankan panggul diganjal tidak hanya setelah berjima', tapi bisa juga selama berjima' (jika suami tidak keberatan dan kita pun merasa nyaman tentunya)
Pengetahuan lama:
Fungsi lendir serviks hanya sebagai “pelumas” (lubrikasi) saat berjima'.
Pengetahuan baru:
Lendir serviks juga dapat digunakan untuk memprediksi waktu terjadinya ovulasi (ini dah tau setelah menikah sebenarnya), juga berperan dalam beberapa hal, antara lain:
  1. Membantu sperma agar lebih mudah dan lebih bebas melewati serviks naik menuju uterus (rahim) guna mencapai sel telur.
  2. Memberikan suasana/ lingkungan yang baik bagi sperma untuk dapat bertahan hidup dan juga memberikan nutrisi bagi sperma.
  3.  Sebagai reservoir atau tempat bagi sperma hidup di dalam saluran reproduksi wanita, karena sifatnya yang memproteksi sperma dari keadaan asam tadi, terutama dari keasaman daerah vagina.
Mengingat pentingnya lendir serviks (seperti disebutkan di atas), maka disarankan bagi wanita yang ingin segera hamil untuk melakukan jima' pada saat-saat lendir serviks banyak/ berlimpah, yaitu saat menjelang ovulasi.
Pengetahuan lama:
Tidak ada perbedaan kualitas dan kuantitas sperma kapanpun diejakulasikan.
Pengetahuan baru:
Pada saat pagi hari, maka kuantitas sperma adalah yang paling banyak dibanding waktu-waktu lainnya.

Sedikit informasi mengenai lendir serviks dalam kaitannya dengan masa subur
Perubahan lendir serviks dapat dimonitor untuk memprediksi terjadinya ovulasi. Dalam perkembangan siklus haid kita, akan terjadi perubahan volume dan konsistensi lendir serviks. Konsistensi lendir serviks berubah selama siklus mengikuti fluktuasi hormon. Anda akan sangat subur pada saat lendir serviks menjadi bening, licin dan lentur. Beberapa wanita membandingkannya dengan putih telur yang masih mentah.
Sebelum mengumpulkan beberapa contoh lendir tadi, pastikan bahwa Anda telah mencuci bersih tangan Anda untuk mencegah terjadinya infeksi. Anda dapat memeriksanya sendiri dengan mengumpulkan lendir tadi, biasanya saat setelah buang air kecil (BAK) atau setelah buang air besar (BAB) bisa dengan mudah kita temukan lendir serviks tadi. Nah pada saat itu, coba rentangkan dengan menggunakan dua jari untuk menentukan konsistensinya.

Sebelum ovulasi
Beberapa hari setelah ovulasi, maka akan sedikit lendir serviks yang diproduksi atau bahkan tidak ada, maka sekitar vulva akan terasa kering. Selama waktu ini, maka kesempatan untuk hamil paling kecil.

Mendekati ovulasi. 
Lendir yang pertama kali tampak lembab atau licin dan biasanya berwarna putih atau kream. Pada tes dengan jari, lendir akan mudah pecah. Selanjutnya, lendir akan semakin banyak jumlahnya. Kesempatan hamil pada saat ini lebih besar jika Anda berjima'.

Sesaat menjelang ovulasi dan selama ovulasi. 
Pada fase ini, lendir akan tampak seperti putih telur (“a raw egg white consistency”), tampak sangat bening, tipis dan sangat banyak/ berlimpah. Tes dengan jari akan memperlihatklan lendir sangat lentur hingga dapat direntangkan beberapa sentimeter sebelum pecah/ terputus. Jumlah lendir akan terus meningkat hingga kita mengalami "puncak lendir". Ini sangat dekat dengan ovulasi dan merupakan kesempatan terbesar untuk terjadinya konsepsi. Pada saat inilah, tingkat kemampuan sperma bertahan hidup di saluran reproduksi wanita lebih tinggi, hingga mencapai 72 jam, sangat jelas berbeda dengan waktu-waktu lainnya dalam satu siklus.

Setelah ovulasi.  
Tampak jelas terjadi perubahan pada lendir serviks. Lendir kembali menjadi licin dan tidak lagi dapat diregangkan dan kemudian akan terasa kering lagi di sekitar vulva. Kesempatan untuk hamil menurun kembali.



**********

- dr. Desie Dwi Wisudanti -
Sumber:
http://infertility.about.com/od/tryingtoconceive101/a/cervicalmucus.htm

Artikel Terkait Pra-kehamilan

1 comment:

  1. Assalamualaikum dokter,saya mau tanya analisa saya ttg lendir,dari tgl 10 keluar lendir dan malam nya saya hubungan sm suami,tgl 11 masih keluar lendir dan siang nya tiba" nyeri luar biasa di sebelah kanan sampe dibawa jalan sakit dan sakit nya sampe malam hari ,tgl 12 masih keluar lendir dan sakit nya udah kurang ,tgl 13 masih keluar lendir dan kali ini bening kaya air putih tapi masih pekat dan asumsi saya itu masa puncak ovulasi trus saya hubungan badan sama suami.kira" menurut dokter analisa saya itu bener gak,dan apa kemungkinan hamil tinggi saat saya hubungan diawal lendir keluar dan selang 2 hari hubungan lagi,kemudian kalo misalkan terjadi kehamilan apa hubungan badan itu mempengaruhi proses awal kehamilan dokter,mohon jawaban nya

    ReplyDelete