Monday, March 11, 2013

Tips Membersihkan Kerak Kepala Bayi

Dokter Muslimah
healthdetik
Anak kami Shofiya, alhamdulillah sekarang sudah berumur 3 bulan. Saat digundul rambutnya oleh eyang putri, ternyata di kepalanya terdapat kerak (cradle cap). Tidak banyak sih..., tapi khawatir juga kalau nggak bisa hilang atau malah menimbulkan gatal. Rencananya dulu hendak digundul tepat saat aqiqahnya, 7 hari setelah lahir. Qaddarullah dengan kehendak Nya, pas umur segitu, Shofiya malah lagi difoto terapi karena hiperbilirubinemia, so baru bisa digundul pas umur 3 bulan. Ni, Uminya Shofiya pingin berbagi pengalaman cara membersihkan kerak bayi. Semoga bermanfaat. 

Kerak Kepala Bayi 

Setiap bayi yang baru lahir biasanya masih terdapat kerak di kepalanya. Adanya kerak kepala biasanya ditandai dengan bersisik-sisik tebal, berminyak, dan berwarna kuning di dahi dan bagian atas kepala bayi. Kerak kepala atau cradle cap ini memang akan terkelupas sendiri, menjadi serpihan-serpihan tipis seperti ketombe, jika sudah mengering. Kerak kepala ini muncul akibat masih adanya kandungan hormon dari  bunda dalam tubuh bayi. Untungnya, kerak kepala ini hanya bersifat sementara, yang akan hilang dengan sendirinya seiring berkurangnya kadar hormon ibu dalam tubuh bayi. Gangguan kulit ini mungkin akan berlangsung sampai bayi berusia 8 – 12 bulan.
Namun ada baiknya juga jika Bunda membersihkan kerak kepala tersebut, karena selain mengganggu penampilan, kerak ini juga membuat gatal dan mengganggu pertumbuhan rambutnya.

Tips mengatasi kerak di kulit kepala bayi berdasarkan pengalaman saya :
  1. Rambut digundul agar memudahkan dalam membersihkan kerak, mengobservasi dah berkurang or belum keraknya, dah bersih or belum kulit kepalanya. Sekaligus, memudahkan penyerapan minyak zaitun ke kulit kepala. (Alhamdulillah abinya Shofiya dah belikan 3 botol minyak zaitun, yg awalnya siy mo digunakan untuk perawatan rambut Shofiya, eh..ga tahunya malah berguna buat ngilangin kerak di kepalanya yg baru aja diketahui ^^)
  2. Oleskan minyak zaitun ke area kepala yang berkerak sambil dipijat-pijat lembut,  kemudian diamkan beberapa jam supaya kerak jadi melunak dan lebih mudah diangkat. Selanjutnya bila sudah waktunya mandi, bayi dikeramas rambutnya supaya keraknya ikut rontok. Lakukan minimal 2 kali sehari: malam hari ketika tidur malam sampai menjelang waktu mandi pagi dan pagi/siang hari sampai menjelang waktu mandi sore. Insya Allah dalam beberapa hari kerak akan berkurang hingga kemudian hilang.  (Alhamdulillah kerak di kulit kepala Shofiya hilang dalam 3 hari).
Bila di tempat Bunda tidak ada minyak zaitun, Bunda dapat mengunakan baby oil maupun minyak kelapa yang dioleskan seperti minyak zaitun.


Hati-hati infeksi! 

Ketika Anda melakukan perawatan kerak kepala, berhati-hatilah. Kalau tidak, bisa terjadi infeksi pada kulit kepala bayi. Jangan melepas secara paksa kerak kepala saat kering, apalagi dilakukan dengan jemari tangan Bunda karena bisa melukai kulit kepala bayi, serta menimbulkan risiko infeksi.

Jika Anda menjumpai tanda-tanda infeksi, seperti timbul ruam-ruam merah, bawa bayi ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan Anda menggunting rambut di bagian kulit kepala tersebut, dan memberinya salep antibiotik.
Yang perlu Bunda perhatikan antara lain:
  1. Bila keraknya sudah menebal dan keras, jangan selalu mencuci rambut bayi setiap kali memandikannya. Karena dapat menimbulkan kekeringan pada kulit kepala, yang akhirnya mempercepat peradangan. Jangan pula memaksakan kerak terkelupas karena dapat menimbulkan iritasi kulit.
  2. Potong rambut si bayi hingga pendek. Akan lebih baik jika dibotaki saja. Tujuannya untuk mencegah timbulnya peradangan kelenjar minyak, terutama pada bayi yang sering berkeringat. Disamping memperkecil risiko kerontokan.
  3. Jangan memberi bedak atau talk di kepala karena akan membuat kerak semakin tebal. Jangan pula si bayi dikenakan topi kecuali sangat diperlukan. Hal ini untuk menjaga agar kepala si bayi tak lembab.
  4. Kamar bayi atau ruangan di mana si bayi kerap berada harus diusahakan bersuhu sejuk. Apalagi jika si bayi sering berkeringat.
Perawatan kerak kepala jika rambut tidak digundul pd prinsipnya sama saja, tp coba sy tuliskan lg dech versi lainnya :
  1. Pada kasus yang ringan, oleskan minyak kelapa atau baby oil di bagian kulit yang bersisik. Khusus pemakaian baby oil agar tak berlebihan, karena dapat mengakibatkan biang keringat. Hal ini lantaran kulit bayi tertutup rapat sehingga tak bernapas.
  2. Pijatlah daerah tersebut secara perlahan dan lembut, terutama di bagian yang dekat ubun-ubun karena ubun-ubun masih terbuka dan lembek. Tindakan ini dimaksudkan untuk melembutkan kerak sehingga mudah dibersihkan. Biarkan kira-kira 12 jam atau diinapkan semalam, agar kerak melunak dan mudah dibersihkan. Anda bisa melakukannya pada saat bayi tidur.
  3. Selanjutnya sisir rambut bayi dengan sisir khusus bayi secara perlahan dan hati-hati, agar kerak yang sudah lembut itu mengelupas. Bisa juga dengan menggunakan jari-jemari Anda yang sudah ditutup sarung tangan berbentuk jari dan terbuat dari bahan lembut/plastik elastis yang halus. Atau gunakan kapas yang sudah disterilkan.
  4. Setelah itu cucilah rambut si bayi dengan sampo khusus bayi. Gosok lembut sampai berbusa. Hati-hati, jangan sampai mengenai matanya. Lalu basuhlah sampai bersih. Oh ya, jangan gunakan air hangat, karena membuat kulit jadi lembab dan kulit yang lembab dapat memicu terjadinya peradangan kelenjar minyak.
Hal lain yang harus diperhatikan:
Bila semua usaha tak bisa memberikan hasil, perlu intervensi obat-obatan yang sifatnya menekan produksi kelenjar minyak. Apalagi bila puncak kepala berwarna merah dan mengeluarkan cairan kuning agak berminyak. Biasanya sudah dikatakan peradangan sedang, sehingga tak bisa lagi diatasi dengan obat tradisional. Segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang semestinya.
 Yuk, bersihkan kerak di kepala bayi Bunda, agar bayi jadi cantik, bersih dan merasa nyaman!




 
- dr. Desie Dwi Wisudanti -
 

Artikel Terkait Anak dan Balita

1 comment:

  1. Alhamdulillah..trimakasih mba..habis baca tulisan mba..saya coba ke anak saya..skrg keraknya hilang..cuma butuh 3hari ^_^:

    ReplyDelete