Friday, March 15, 2013

Cara Praktis Menentukan Masa Subur

Dokter Muslimah
sluhat.com
Menentukan masa subur merupakan ilmu yang sangat penting untuk diketahui bagi pasangan pasutri, karena dengannya pasutri bisa merencanakan atau menunda kehamilan. Ibarat pedang yang bermata dua, ilmu inipun bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan kami berlepas diri dari mereka. 

Masa subur adalah rentang waktu pada siklus menstruasi wanita, diperkirakan pada saat itu terjadi ovulasi, sehingga kesempatan untuk hamil paling besar jika terjadi hubungan seksual. Setiap bulan selama siklus menstruasi, wanita akan mengalami sekali masa ovulasi yaitu masa dilepaskannya ovum (sel telur) dari ovarium (indung telur). Sel telur ini akan bergerak menuju ke tuba falopi, dan jika pada saat itu seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan suaminya sebelum ovulasi atau bahkan setelah ovulasi, maka proses pembuahan akan terjadi yaitu bertemunya ovum dengan sperma membentuk zigot, sebagai cikal bakal janin. Maka dimulailah apa yang dinamakan sebagai kehamilan. Masa subur inilah yang kemudian dijadikan patokan untuk merencanakan kehamilan atau bahkan menunda kehamilan dengan sistem yang dikenal sebagai metode kontrasepsi dengan sistem kalender.

Cara Praktis Menentukan Masa Subur 

Untuk menentukan masa subur wanita, penting mempelajari dan menganalisis siklus menstruasi. Siklus  menstruasi pada tiap wanita bervariasi, normalnya dari 21 hari hingga 35 hari. Cara menghitung siklus menstruasi adalah dengan menentukan hari pertama siklus adalah hari pertama menstruasi. Satu siklus menstruasi berakhir pada saat menstruasi berikutnya.  Jadi siklus menstruasi adalah jumlah hari dari hari pertama menstruasi sampai hari sebelum menstruasi bulan berikutnya. 

Siklus menstruasi dibagi menjadi 2 bagian yaitu sebelum ovulasi dan sesudah ovulasi. Dari kedua bagian tersebut yang bisa ditentukan waktunya dan pada tiap siklus wanita selalu sama adalah periode sesudah ovulasi, yaitu selama 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Sehingga kita bisa menentukan ovulasi terjadi pada 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Perhitungan ini tentunya mudah bagi wanita dengan siklus menstruasi teratur, sehingga bisa diperkirakan kapan menstruasi berikutnya. Jadi, langkah-langkah praktis untuk menentukan masa subur adalah: 
  1. Menentukan siklus menstruasi kita teratur atau tidak. Caranya dengan mencatat atau menandai di kalender hari pertama menstruasi pada bulan ini dan hari pertama menstruasi pada bulan-bulan berikutnya. Dalam waktu 3 kali siklus menstruasi, kita akan bisa menemukan pola siklus menstruasi kita, apakah 28 hari atau 30 hari, dll. Menentukan siklus menstruasi ini hanya untuk memperkirakan kapan menstruasi berikutnya akan terjadi.
  2. Jika siklus menstruasi kita teratur, maka tandai tanggal pekiraan menstruasi berikutnya berdasarkan siklus menstruasi yang sudah diketahui tadi. Jika siklus kita 30 hari, maka 30 hari setelah hari pertama menstruasi bulan ini akan terjadi menstruasi pada bulan berikutnya.
  3. Dari tanggal yang sudah ditandai di no. 2 tadi, kemudian kita kurangi 14 hari, yang menunjukkan saat itulah terjadi ovulasi. Kemudian tandai tanggal terjadinya ovulasi.
  4. Masa subur adalah 3 hari sebelum ovulasi dan 3 hari sesudah ovulasi. Sehingga bagi pasangan suami istri yang ingin merencanakan mendapatkan anak, maka disarankan melakukan hubungan seksual pada masa-masa ini. Dan bagi yang hendak menunda kehamilan, maka disarankan untuk menghindari hubungan seksual pada masa-masa ini.

Ovum dapat bertahan hidup di saluran tuba falopi selama 12 sampai 24 jam dan jika selanjutnya tidak mengalami pembuahan, maka akan meluruh nantinya bersama dengan darah haid. Sedangkan sperma bisa bertahan hingga 72 jam di dalam tubuh wanita.

Contoh menentukan masa subur:

Calendar 2009                           
Misal seorang wanita umur 25 tahun, setelah menandai pada kalendernya hari pertama menstruasi tiap bulannya (30 Agustus 2009, 29 September 2009, 29 Oktober 2009), maka diketahui bahwa siklus menstruasinya 30 hari. Perkiraan menstruasi bulan November adalah tanggal 28 November 2009. Kapankah masa subur wanita tersebut?
Ovulasi terjadi 14 hari sebelum tanggal 28 November 2009 yaitu pada tanggal 14 November 2009. Maka masa subur wanita ini adalah tanggal 11 November 2009 – 17 November 2009.

Bagi wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, semoga tips berikut ini bisa membantu. Kenali masa subur dengan:
  1. Mengukur suhu basal tubuh dengan menggunakan termometer, dilakukan pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas apapun, selama 5 menit. Pengukuran dilakukan rutin setiap hari. Pada saat ovulasi akan terjadi peningkatan suhu basal sekitar 0,5 sampai 1,6 derajat celsius. Dua hari menjelang ovulasi akan mulai terjadi peningkatan suhu disebabkan peningkatan LH (Leutenezing Hormon).
  2. Menjelang ovulasi dan pada saat ovulasi akan ada lendir serviks yang jernih dan lentur seperti putih telur, berbeda dengan hari-hari lainnya yang berwarna putih dan tebal.
  3. Jika anda melakukan pemeriksaan serviks, maka pada saat masa subur, mulut serviks (leher rahim) akan terbuka.
  4. Cara-cara di atas juga dapat dibantu dengan menggunakan alat untuk mengukur masa subur seperti ovutest, baby test, dll. Alat ini mendeteksi masa subur dengan mengukur kadar LH dalam urine (air kencing).
  5. Beberapa wanita ada yang mengalami spotting (bercak darah) bersamaan dengan lendir serviks selama masa subur. Sehingga akan lebih mudah mengetahui masa suburnya.

Yang perlu diperhatikan juga. Beberapa pasangan menjadi stres setelah berusaha keras untuk mendapatkan anak, akan tetapi harapan tidak kunjung terwujud. Rahasianya adalah menghilangkan stres tadi dan berusaha rileks, karena stres akan mempengaruhi ovulasi, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang, olahraga teratur, menghindari alkohol dan rokok (termasuk perokok pasif). Teriring usaha kita tadi, tentunya tidak lupa untuk selalu berdoa kepada Allah Ta’ala, Dzat Yang Maha Kaya, Maha Memberi, Maha Segala-galanya. Semoga Allah memberikan yang terbaik dan mengabulkan doa-doa kita. 




dr. Desie Dwi Wisudanti -

Sumber : 
- Ilmu Obsgin yang masih nempel di memori
- http://desiemeilana.wordpress.com/2009/11/11/menghitung-masa-subur-sulitkah/ 

Artikel Terkait Pra-kehamilan

No comments:

Post a Comment