Saturday, November 19, 2011

Tips Mencegah Diabetes Melitus

klikdokter.com
Kencing manis (Diabetes melitus) merupakan penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes diklasifikasikan sebagai Tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus <IDDM>) dan tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus <NIDDM>). 

Diabetes tipe 1 adalah kasus genetik yang pada umumnya dimiliki sejak kecil dan memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah. Diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh keturunan dengan penyebabnya adalah kurangnya penghasil insulin dalam tubuh dan tidak sensitif terhadap hormon insulin. Diabetes tipe 2 adalah kasus yang tidak memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah. Insulin sendiri adalah hormon yang membawa glukosa dari darah masuk se dalam sel-sel tubuh.

Penyakit ini bisa diderita siapa saja dan bisa menimbulkan komplikasi yang serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang betul. Walaupun obat-obatan untuk diabetes sudah banyak tersedia, namun sebenarnya obat tersebut sifatnya hanya mengendalikan gula darah dan tidak bisa mengobati penyakitnya. Sehingga diet adalah salah satu solusi yang sangat dianjurkan bagi pengidap penyakit diabetes. Itu sebabnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit kencing manis.  


1. Kontrol karbohidrat 
Karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana, di dalam tubuh akan cepat diubah menjadi gula sehingga cepat manikkan kadar glukosa. Itu sebabnya karbohidrat sederhana, seperti gula, sirop, madu, atau nasi dibatasi untuk diabetesi yakni tidak melebihi 10 persen. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti beras merah atau pasta.

2. Tingkatkan aktivitas fisik
Sebuah penelitian berskala besar di tahun 2002 menunjukkan bahwa olahraga ringan selama 30 menit setiap hari sudah cukup mengurangi risiko diabetes hingga 58 persen. Aktivitas fisik juga memiliki efek yang kuat dalam menormalkan kadar gula darah karena dapat meningkatkan sensitivitas reseptor insulin

3. Tingkatkan protein dan lemak baik
Protein tidak hanya meningkatkan level energi tubuh tapi juga punya efek yang baik untuk kadar gula darah. Keuntungan lain dari mengonsumsi protein adalah membuat perut lebih lama kenyang. Itu sebabnya sangat dianjurkan untuk mengisi piring sarapan Anda dengan protein, karbohidrat kompleks dan lemak baik.

4. Gizi seimbang
Nasihat untuk mengonsumsi gizi seimbang bisa diterjemahkan dalam formula sederhana berupa rutin melakukan sarapan satu jam setelah bangun tidur, hindari perut kosong lebih dari empat jam untuk menjaga kadar gula darah tidak terlalu tinggi, serta konsumsi protein dan serat setiap kali makan. 

5. Kontrol gula darah
Bila Anda memiliki riwayat keluarga penderita diabetes atau mengalami obesitas, sebaiknya Anda mulai memeriksa kadar gula darah secara rutin. Ada kondisi yang disebut pradiabetes, yakni dimana kadar gula darah sudah melampaui normal namun belum mencapai batas diagnosis diabetes. Jika tidak ditangani dengan baik kondisi ini bisa berkembang menjadi diabetes dalam waktu 5-10 tahun.

Selain itu obat herbal seperti ekstrak kulit rambutan bisa dikonsumsi juga sebagai antidiabetes. Manfaat kulit rambutan sebagai herbal antidiabetes telah dibuktikan secara ilmiah dalam banyak penelitian sebagaimana disebutkan dalam artikel Herbal Medicine Unej.

Simak juga artikel-artikel terbaru kami tentang Herbal Medicine; Manfaat kulit rambutan sebagai antidiabetes dan Potensi curcumin sebagai antikanker.


Referensi:
- kompas.com from telegraph.co.uk, Lusia Kus Anna
- klikdokter.com [20 Januari 2013]
- http://dokterdesie.web.unej.ac.id/2015/11/herbal-medicine/

 

Artikel Terkait Tips sehat

No comments:

Post a Comment