Monday, November 16, 2015

Benarkah Obat Merk Dagang Lebih Baik?

Beberapa waktu lalu saat saya memberi kuliah Farmakologi tentang Penggolongan Obat dan Terapi Rasional, salah satu mahasiswa bertanya tentang perbedaan antara obat dalam Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN), obat paten dan generik. Maka, kali ini saya akan sedikit membahasnya.

Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) merupakan daftar yang berisikan obat terpilih yang paling dibutuhkan dan diupayakan tersedia di unit pelayanan kesehatan sesuai dengan fungsi dan tingkatnya. DOEN merupakan standar nasional minimal untuk pelayanan kesehatan. Dikatakan esensial karena merupakan obat terpilih yang paling dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan. DOEN ini selalu dievaluasi dan direvisi meskipun tidak setiap tahun, bisa 2 tahun sekali atau lebih. Contohnya obat yang sudah tidak ada di pasaran atau ditarik dari pasaran tentunya sudah tidak masuk dalam DOEN lagi.

Obat paten merupakan obat yang memiliki hak paten, yang diberikan kepada industri farmasi pada obat baru yang baru ditemukan berdasarkan riset industri farmasi tersebut dan diberi hak paten untuk memproduksi dan memasarkannya, setelah melalui berbagai tahapan uji klinis sesuai aturan yang telah ditetapkan secara internasional. Nah, obat yang telah diberi hak paten tersebut tdk boleh diproduksi dan dipasarkan dengan nama generik oleh industri farmasi lainnya tanpa izin pemilik hak paten selama masih dalam masa hak paten, umumnya sekitar 20 tahun dan tidak dapat diperpanjang.